Di dalam karir profesional marketing sebuah pilihan untuk maju hanya ada dua, yaitu naik jabatan atau pindah kerja. Kedua pilihan ini memiliki peluang dan rintangan yang sebenarnya hampir sama. Tetapi pada umumnya pilihan kedua lebih banyak diambil oleh para professional marketing sebagai jalan tercepat untuk maju terutama bila perjalanan karir yang mereka rasakan seakan ‘berjalan di tempat’.
Seiring dengan mobilitas dan peluang kerja diberbagai bidang marketing, maka semakin lama banyak para professional marketing yang beranggapan bahwa pindah kerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain adalah hal yang wajar. Apalagi bila disetiap perpindahan itu disertai dengan berbagai kemajuan seperti meningkatnya pendapatan, jabatan, tunjangan, maupun fasilitas. Setiap profesional marketing memiliki metabolisme karir yang berbeda-beda, jika seorang profesional marketing mulai merasakan bahwa sudah waktunya terjadi perubahan maka mereka harus menemukan perubahan tersebut dengan berbagai cara. Bila keinginan untuk mendapatkan perubahan tidak terwujud, umumnya situasi ini akan mempengaruhi kondisi tubuh mereka baik secara emosional maupun fisik. Tentu saja performa, kredibilitas dan profesionalisme menjadi turun drastis.
Beberapa situasi yang bisa menjadi pertimbangan bagi profesional marketing untuk merubah dan meningkatkan karir dapat dilakukan ketika menghadapi beberapa situasi berikut:
- Ketika profesional marketing membutuhkan tantangan lebih banyak daripada sekedar tanggung jawab, apalagi jika bidang tersebut terdapat berbagai kesempatan menarik diluar tempat mereka bekerja saat ini. Umumnya profesional marketing lebih dilirik perusahaan lain ketika mereka sedang beradaptasi dengan pelanggan, ini akan sangat mempengaruhi.
- Saat rekan mereka (yang lebih memiliki pendapatan atau fasilitas lebih) pindah kerja dan perusahaan memiliki jabatan kosong dilokasi yang sama.
- Ketika profesional marketing mengalami ketertarikan fisik baik pada atasan maupun rekan kerja dan tidak ada jalan lain yang bisa menghalanginya. Berbicara masalah perasaan dalam lingkungan kerja akan sangat terasa sulit dan terlihat pada performa marketing yang menurun.
- Saat perusahaan melakukan outsourcing dan bagi profesional marketing ini bukan keputusan yang tepat untuk tetap bergabung.
- Ketika profesional marketing lebih memilih untuk meneruskan pendidikan (kuliah) dan tidak ingin diberatkan dengan berbagai target ataupun tugas kerja.
- Ketika profesional marketing ingin mengubah karir dibidang lain dan ingin mendapatkan pengalaman dibidang itu (walaupun sebenarnya hal ini adalah keputusan yang salah).
- Ketika profesional marketing mendapatkan tawaran bekerja ditempat lain yang lebih memberi peluang untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian.
Inti Post:
- cara kerja marketing yang baik, karir kerja dan profesionalisme, cara-cara pindah profesi, cara pindah kerja, propesi perusahaan marketing, solusi pindah profesi, cara kerja marketing profesional, pindah kerja adalah solusi terbaik, profesi marketing yang menarik?, pindah kerja, profesional dalam bekerja di berbagai bidang, pindah bidang pekerjaan, 3 tahun kerja di marketing mau pindah pekerjaan lain, profesional marketing, profesionalisme dalam marketing, proses kerja marketing, solusi pindah kerja, solusi untuk pindah kantor, tawaran bekerja ditempat lain, tips bekerja dengan rekan yang tidak profesional,













ya di lihat dulu baiknya gimana, apakah hasilnya sama dengan yang dulu atau tidak. Baiknya harus lebih baik dibandingkan kerjaan yang dulu
Benar, kan sudah dijelaskan pada point2 diatas.