Siapa yang tak pernah duduk di warung kopi? Dari kalangan atas hingga kalangan bawah pernah merasakan nikmatnya duduk di warung kopi. Inilah warung kopi, yang menyediakan semua obrolan didalamnya, tidak mengenal kasta dan tanpa larangan dalam membahas apapun.

Sajian kopi dan koran di Warung Kopi kaki lima
Secangkir kopi itu nikmat dan akan lebih nikmat lagi jika ditambah dengan obrolan kecil didalamnya. Tak heran jika didalam sebuah warung kopi sering terjadi perseteruan pendapat, yang pada akhirnya didinginkan dengan minuman hitam. Itulah warung kopi, sejelek apapun pelanggannya, seburuk apapun pembicaraannya, bisa hilang seketika ketika mereka menengguk secangkir kopi.
Warung Kopi Di Kalangan Bawah
Kalangan bawah lebih merasakan sosialisasi saat berada di warung kopi, ini seperti sebuah tradisi dan sulit dihapuskan. Mereka lebih menikmati ketika bercengkrama, mengulas bahasan tertentu, dan tak sedikit dari mereka tersulut dari obrolan yang belum tentu benar.
Warung kopi lebih sering digunakan sebagai sarana negatif dan bisa memicu kekerasan di kalangan bawah. Tak sedikit provokasi berawal dari pembicaraan kecil, dan warung kopi telah menjadi saksi mata bisu dari tragedi-tragedi yang memilukan.
Inti Post:
- warung kopi, nikmatnya di warung kopi, kopi, nongkrong di warung kopi, wallpaper secangkir kopi, design warung kopi kaki lima, warung kopi kakilima nescafe, wallpaper warung kaki lima, WALLPAPER WARUNG, secangkir kopi hangat diwarung kopi, obrolan di warung kopi, kopi warung, kopi segelas, kedai kopi-net, di kedai kopi net, warung kopi kecil,













Karena jarang ngopi,jarang menemukan aktifitas ini mas,tapi memang kadang asyik juga bila ikut nongkrong di warung kopi
Munculnya kan ngga sering2, mereka juga liat2 targetnya. Ya kan?
saya termasuk orang yang masih suka lesehan di warung kopi, mas, hehe … tergantung juga komunitasnya. bisa jadi benar kalau kekerasan pun bisa berawal dari sini kalau komunitasnya mendukung. tapi bisa juga, lewat lesehan di warung kopi, hal2 yang bisa memicu kekerasan bisa terdeteksi secara dini.
Sering terjadi kalo kita telusuri, biasanya penarik becak (ditempat saya) sering terpicu, apalagi ujung2nya duit.
jadi inget kata seseorang, lebih baik ke warung kopi dari pada ke bioskop,
di sana kita bisa lebih dekat dengan orang yang kita ajak jalan, hehehe…
emang isu sering dimulai dari obrolan santai di warung kopi yak
Dari jamannya ‘Warkop DKI’, warung kopi masih pilihan favorite, mbak.
Bisa dikasih contoh kasusnya Mas ? karena selama yang saya tahu jarang terjadi kalau nongkrong di warung kopi bisa rusuh, yang ada kalau nongkrong dipinggir jalan sambil gangguin orang….he..he..he…
Ditempat saya bukan rusuh, tapi terkontaminasi untuk melakukan sesuatu yang buruk, mas.
Benar banget itu, kalau sudah kumpul2… terutama di warung kopi ya — karena harganya terjangkau jadi bisa lama2 duduk nambah2 or gak, yang awalnya berupa wacana lama2 bisa merembet jadi gosip. Semua hal dibahas di warung kopi, mulai dari isi koran, istri di rumah, sampai dandanan mahasiswi yang kebetulan lewat.
Sepertinya mbak sering nongkrong y?
ngopi adalah sosial media offline kalangan kelas menengah…
Kalau warungnya golongan menengah keatas, mungkin lebih sering buat bicara bisnis, kalau warung kopi kelas menengah kebawah menurut saya lebih tepat untuk berbagi beban dan bercanda, ‘rasan-rasan’ juga terkadang.
Seharusnya begitu, jadi ngga ada prasangka buruk kalau nongkrong di warung kopi
saya suka nongkrong di warung kopi karena akan menjadi bagian paling menyedot perhatian…
Hahahahha…

Nyedot perhatian? Ganteng apa cantik mas