Ya,… bawa pulang dan jangan tinggalkan di sepanjang jalan yang terkadang membuat lintasan licin ketika hujan, lumpur mu bukan untuk ku.

Dan banyak pengendara merasa kesal akibat kelakuan suatu proyek yang membiarkan lumpur dan tanah berserakan di sepanjang jalan, truk truk itu terkadang bermuatan lebih ataupun tidak menutup muatannya. Tanah yang mereka bawa dari pinggiran kota atau pun tanah galian pembangunan pondasi tak semuanya meninggalkan jejak bersih.

Bersihkan! Tanggung Jawab Siapa?

Beberapa pengendara pernah mengalami kecelakaan saat musim hujan disebabkan jalanan licin, padahal jalanan kota beraspal dan beton, atau saat musim panas debu debu menutupi pandangan. Eh,.. itu juga salahmu melewati jalanan itu, kenapa masih nekat! Mungkin lebih cermat kalau kalian menyimpan kenderaan di rumah dan menggunakan angkutan umum, ngga ada masalah kan? :)

Lumpur jalan, lumpur proyek, lumpur kota

Bersih-bersih cuma di depan pintu masuk proyek

Bukan maksudku memojokkan petugas kebersihan, tapi biasanya mereka hanya bertugas menyapu jalan dan menjemput sampah. Nah,.. terus ini tugasnya siapa? Dan sejatinya suatu proyek di tengah kota mempunyai kewajiban membersihkan lumpur dan tanah yang berserakan di jalanan, bukan hanya di depan pintu masuk proyek mereka.

Tak hanya itu, terkadang truk yang melintasi jalanan kota membawa bahan bangunan, beberapa minggu saja terkadang aspal sudah retak. Dengan kata lain aspal aspal ini rapuh tak padat, atau memang truk itu bermuatan lebih? Aku pun tak tahu pasti seberapa tebal pemerintah membangun jalanan kota, dan umumnya truk truk itu tak pernah melewati timbangan.

Nah,.. terus bagaimana? Sebagian besar proyek pembangunan gedung di kota meninggalkan lumpur, tapi biarkan saja. Toh, tak ada undang undang yang mewajibkan untuk membersihkan jalan yang mereka lalui.

Sering Dicari:

Tags: Fasilitas Umum, Pelayanan Publik, Pencemaran Lingkungan, Pengelolaan Sampah, Sudut Kota, Wide Image