Tunggu Kisanak …..

Ancaman terbesar itu bukan sekarang tapi masa yang akan datang, Kisanak. Kita juga tahu bahwa siapapun yang memimpin saat ini bukan seperti yang diharapkan, dan jangan pernah yakin hal itu akan terus menerus terjadi kepada pemimpin selanjutnya. Apakah Anda puas dengan keadaan sekarang, atau bahkan saya tak akan pernah merasa puas dengan pilihan kita sekarang, dan itu manusiawi!

Kisanak,… Siapa Pemimpin Anda, Siapa Yang Kita Ikuti?

Hingga mata dan telinga kita lelah mendengar berita yang terus menerus mendesak, menjatuhkan, tapi mungkin mereka tak pernah berkaca. Seperti mendambakan PIL & WIL, begitu juga dengan memilih pemimpin seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Itulah keadaan sekarang yang pahit kita rasakan, manis ditelan sendiri! Tunggu kisanak,…. Jangan pernah beranjak sebelum ini berakhir, mari kita mulai dari awal.

Darrell Tunggu Kisanak …..

Nak, biasakan jujur!...

Budayakan Jujur, Kisanak!!

Sangat mudah membuat jujur menjadi budaya, tapi bukan pada Anda atau saya yang pasti semakin sulit. Cara sederhana yang bisa dimulai dari membiarkan anak berbelanja di warung kemudian mengembalikan sisa uang tanpa diminta. Anak kecil berbelanja tak pernah banyak, jadi cukup gampang menghitung kembaliannya. Kita bisa mulai dari sini, mendidik mereka untuk tetap jujur dimana pun & kapanpun, jangan mengambil milik orang lain, membantu teman yang bermain, dan masih banyak lagi cara yang dapat dilakukan untuk mendidik dan menanamkan moral serta kejujuran kepada anak.

Bukan Si Bolang

Yang saya anjurkan kepada ‘si kecil’ untuk tidak menonton tayangan kartun tidak bermutu. Anda bisa memantau, sekarang salah satu TV swasta mempunyai tayangan untuk anak bernuansa nusantara. Si Bolang, laptop si Unyil, adalah salah satu contoh tayangan anak yang bermutu sekaligus mengenalkan budaya kita sebenarnya. Putra ku bukan si Bolang, tapi si Bolang menjadi tontonan wajib walaupun dia sendiri tak pernah menyentuh dan menjelajah layaknya sang aktor.

Acara ini setidaknya mengajarkan kepada anak bagaimana membuat permainan, dengan kata lain membuat pola pikir untuk menciptakan. Saya ingat ketika dulu ingin bermain, setidaknya harus membuat peralatan bermain dengan apa yang ada, bukan membeli seperti sekarang. Berikan mereka tontonan Bolang yang tak pernah membeli permainan icon biggrin Tunggu Kisanak …..

Kisanak Batasi Teknologi

Mengenalkan teknologi juga dibatasi karena bisa membuat dirinya egois, seperti game shot yang membunuh lawan tanpa ampun. Inilah yang terjadi ketika saya duduk didalam sebuah warung internet, usia mereka ada yang masih kelas satu SD tapi sudah bermain game FPS. Saya harap, anak Anda bukan salah satunya. Tekno itu penting tapi bukan dari sisi game yang bertindak egois, masih banyak game yang mendidik. Atau bahkan mengajarkan mereka blogging mungkin bisa menjadi nilai tambah icon smile Tunggu Kisanak …..

Muncul Tapi Bukan Sekarang

Kisanak,.. jangan berharap banyak kita akan menemukan pemimpin idaman saat ini, mereka muncul di masa mendatang dengan tekad kita merubah generasi menjadi lebih baik. Jika tak mampu mengubah saat ini tapi jangan menemukan hal yang sama untuk generasi kita.

Kebangkitan nasional bukan hanya untuk kita yang mengkritik habis habisan tanpa berkaca lebih dulu. Kebangkitan nasional bukan hanya semangat, tapi pola pikir untuk merubah generasi menjadi lebih baik. Kisanak bangkit dan mulai dari awal, dari generasi kita.

Inti Post:

    contoh permainan yang mendidik, anak kecil memainkan games terkejut, masalah moral dan etika yang ada pada generasi muda saat ini, permainan kejujuran, lawan kata kisanak, lawan dari sebutan kisanak, game kejujuran untuk anak, foto anak kecil pakai kopiah, contoh tayangan anak tidak mendidik, budayakan jujur, bentuk permainan yang mendidik moral anak, permainan yang bisa membuat jujur,
Advertisement
33 Responses to “Tunggu Kisanak …..”
  1. May 20, 2011 at 3:52 PM #

    kejujuran seharusnya menjadi harga mati yang tak bisa ditawar2 lagi, harus sejak dini, penanaman kejujuran harus diterapkan.
    sekarang sih banyak orang pinter/pandai, tpi susahnya minta ampun nyari orang jujur..

    nasehat2nya bagus kang…
    salaam

    • May 20, 2011 at 10:06 PM #

      Mencari pemimpin jujur, satu kota juga belum tentu ketemu :(

  2. May 20, 2011 at 4:16 PM #

    Saya melihat anak-anak atau generasi muda sekarang ada peningkatan dari sisi kemampuan akademis kalau dibandingkan dengan generasi dulu, tapi menurun di sisi moral dan etika yang didalamnya mungkin tercakup nilai kejujuran itu. Benar?

    Jika dicari siapa yang salah. Mungkin orang tua dan juga sekolah lah yang salah. Orang tua kurang mendampingi pendidikan anak-anaknya di rumah, terutama di sisi moralnya yang amat minim diajarkan di sekolah.

    Tanpa bermaksud apatis selama iklim di atas tetap dibiarkan seperti sekarang maka sampai kapan pun amat sulit mencari pemimpin jujur dan berbudi ada di negeri ini. :(

    • May 20, 2011 at 10:08 PM #

      Maklum mas, anti korup digalakkan dan sang pemimpin terpenjarakan. Khalifah seperti ini yang seharusnya dijaga dan jangan sampai ternoda

  3. May 20, 2011 at 4:47 PM #

    waahh..
    saya ucapkan selamat untuk blog ini yang menjadi pemenang Blog Award Sesi 5 – BRONZE…

    • May 20, 2011 at 10:10 PM #

      Terima kasih, senang ketemu warga se-kota :D

  4. Sugito Kronjot
    May 20, 2011 at 8:11 PM #

    Kjujuran skarang mngkin sdah menjadi barang antik. Seperti berlian dalam pasir.

    Skrang ju2r bner2 ancur.

    Slmat Hari Kebangkitan Nasional

    • May 20, 2011 at 10:11 PM #

      Anda jujur,…. lapas siap sedia menampung :D

  5. May 20, 2011 at 10:52 PM #

    Harus budayakan jujur dimana Anda berada..?

  6. May 21, 2011 at 6:38 AM #

    mengharapkan kejujuran kepada generasi sekarang memang hampir mustahil, mas. momentum kebangkitan nasional yang seharusnya bisa digunakan utk meningkatkan etos dan semangat kebangsaan justru ternoda oleh ulah para peserta kongres PSSI yang rela bersitegang leher demi menuntaskan ambisi beberapa gelintir orang atau pihak tertentu. urusan negara bukan hanya pada satu figur pemimpin tapi juga mereka yang berada dalam lingkaran kekuasaan.

    • May 22, 2011 at 2:49 AM #

      Pemimpin sekarang egois lebih dulu, saling melindungi ketika salah, apalagi di kasus PSSI yang sekarang diujung tanduk :(

  7. May 21, 2011 at 9:49 AM #

    Saleum,
    Selamat Hari Kebangkitan Nasional saya ucapkan pertama kali, apapun yg telah terjadi dinegara ini, kata ucapan itu tetap akan saya ucapkan.
    Bangkit dan mulai dari awal, untuk generasi kita selanjutnya :)
    saleum dmilano

  8. May 21, 2011 at 10:10 AM #

    kejujuran? mudah di mulut, susah dilaksanakan.
    aku pernah menulis ttg kejujuran juga. bila berkenan : http://imelda.coutrier.com/2009/05/14/harga-sebuah-kejujuran/

    • May 22, 2011 at 2:53 AM #

      Memang susah lho, mbak. Sekarang banyak yang ber-koar2 aja, kenyataannya juga ketangkap basah :(

  9. May 21, 2011 at 3:14 PM #

    iya. eksisnya tayangan bermuatan pendidikan, lingkungan, budaya dan kreatifitas bagi anak2 di TV swasta itu memang menarik, bung.
    semacam oase ditengah maraknya tayangan anak2 yg tdk mendidik (terlebih tayangan utk orang dewasa :)

    yg kerepotan adalah kita, para orang tua. rasanya butuh lebih banyak kemampuan utk menididk anak di zaman teknologi informasi skrg ini.. :)

    • May 22, 2011 at 2:55 AM #

      Setidaknya, orang tua sekarang lebih dari sekedar menjaga. Kemana pun gerak gerik anak tetap diawasi :)

  10. May 21, 2011 at 5:28 PM #

    Headline Harian Kaget.Net kali ini berat bgt, saya ga bisa komentar banyak :lol:

    Selamat hari Kebangkitan Nasional deh bang :)

    • May 22, 2011 at 2:58 AM #

      Berat dari segi apa sih? kan biasa aja nih, ngga ada yang berlebih :lol:

  11. May 21, 2011 at 8:11 PM #

    kejujuran memerlukan langkah konkret dari orang tua sekarang, karena kita terlanjur dibiasakan dengan kebohongan2 oleh orang tua atau guru kita, mengapa di sekolah diajarkan study tour klo studinya cuma beberapa jam dan tournya beberapa hari, saat menjadi anggota dewan semua diterapkan, mengapa tidak berjudul piknik atau jalan jalan saja, kenapa harus dibiasakan berbohong, setuju dengan tontonan seperti si bolang dan kawan kawan, saya yang dewasa saja sering nonton, sambil berhayal klo banyak acara tipi yang kaya gini, negara tak lama lagi akan maju…
    salam dari semarang…

    • May 22, 2011 at 2:59 AM #

      Masih nonton bolang, sama donk dengan anak saya (*saya juga*) :mrgreen:

  12. May 22, 2011 at 7:12 PM #

    Jgankan mencari orang yg jujur terkadang mnjadikan diri kita untuk jujur saja sulit apalagi klo itu menyangkut masalah birokrasi, mka biasanya paling2 cuma bilang tak tahu :)

    • May 23, 2011 at 7:21 PM #

      Tak tahu, atau lempar batu sembunyi muka :D

  13. May 23, 2011 at 6:31 AM #

    tips yg inspiratif, makasih infonya mas :)

  14. kang ian dot com
    May 23, 2011 at 11:54 AM #

    setuju kisanak..dengan postingannya..intinya persiapkan anak kita untuk generasi indonesia yang akan datang.. btw kisanak mau kemana dan darimana.. hehe kaya di cerita silat wkwkwkw

    • May 23, 2011 at 7:27 PM #

      Justru sebutan kisanak yang pantas buat pejuang nasional, itu kan tradisi silat jagoan pendekar yg berantas kejahatan *eh… :D

    • May 23, 2011 at 7:29 PM #

      Kisanak kan lebih pantas untuk menyebut pejuang mendatang, kisanak kan pendekar yang memberantas kejahatan *eh… :D

  15. loewyi
    May 23, 2011 at 12:51 PM #

    wah dapet ilmu lagi masalah anak. :D
    sebelunya makasih mas udah mampir ke blogku. :D

    • May 23, 2011 at 7:30 PM #

      Dapet ilmu dari seorang ‘Kisanak’ :lol:

  16. May 23, 2011 at 3:41 PM #

    Susah kalo ngomongin kejujuran..
    yang ngaku jujur aja kadang2 suka membohongi dirinya sendiri..
    hemm..

    • May 23, 2011 at 7:31 PM #

      Lha,… diri sendiri aja sering dibohongi, apalagi orang lain? :mrgreen:

  17. May 23, 2011 at 10:34 PM #

    Pertama yang saya lihat foto anak pake kopiah. terus foto samping kanan di recent post. Anaknya Mas mirip benar dengan Mas?
    hehehe

    Selain itu saya nyimak dulu Mas. Mengenai kepemimpinan ini aga berat buat saya. hehehe

    • May 23, 2011 at 11:06 PM #

      Ya jelas mirip donk, namanya buat sendiri :lol:

Leave a Comment

Comluv