Rumah Idaman Tak Harus Minimalis

Kau tak akan pernah melihat rumah minimalis yang dipagari dengan kayu ubi disekelilingnya, karena hidup di kota setiap inchi akan sangat berharga. Kau juga tak akan melihat rumah-rumah dengan halaman luas berisikan pepohonan teduh yang berbuah sepanjang tahun yang hasilnya dibagi kepada tetanggamu. Memilih rumah idaman akan sangat sulit ketika segala sumber pendapatan bertumpu pada pusat kota, dan nikmatilah hidup didunia yang penuh perhitungan.

perumahan Rumah Idaman Tak Harus Minimalis

Perumahan modern dengan ukuran pas di kantong

Berapa ukuran rumahmu? Bahkan rekanku memilih rumah minimalis di sebuah perumahan yang ukurannya tak lebih besar dari kandang sapi kakekku.

Tapi harganya jauh lebih mahal dibanding kandang sapi dengan isi rumah minimalis yang mewah tapi meng-kerdil-kan siapapun yang tinggal didalamnya. Inilah kota dengan tatanan rumah berukuran pas untuk ditinggali keluarga beranggotakan dua orang anak, hingga pembantu-pun harus pulang hari dikarenakan tak punya cukup kamar. Indah hidup didalamnya? Tentu, dengan dua orang anak untuk sekarang adalah ukuran yang tepat dalam mengolah keuangan. Tapi jangan pernah menoleh keluar rumah idaman yang justru lebih banyak kebalikannya.

Rumah Minimalis Atau Harga Murah?

Barangkali seperti itulah gambaran saat ini dimana setiap keluarga mulai memilih rumah idaman yang letaknya didalam sebuah komplek. Demi perhitungan keuangan pilihan rumah minimalis dengan harga murah walaupun dengan resiko tinggi tetap menjadi pilihan dalam masa-masa mendatang.

Rumah minimalis dibangun dengan satu dinding, satu atap memanjang hingga rumah terakhir di blok, dan tak satu inchi pun luput dari tembok pembatas setiap rumah. Maka tak heran ketika banyak berita mengabarkan kebakaran kerap terjadi diperumahan yang menelan belasan rumah penduduk. Apa yang salah dari kontruksi rumah sederhana? Yang menjadi masalah bukan kontruksi, melainkan penghuni rumah tersebut.

Kau yang tinggal di perumahan, masihkah memiliki toleransi sesama tetangga? Atau tidak mengenal mereka sedikitpun! Dan malam hari perumahan ini seperti tempat pemakaman yang sunyi tanpa suara bising ataupun suara ricuh berkumpulnya kepala keluarga. Eh, disebelah rumahmu ada yang menanam pohon mangga tumbuh rindang hingga daunnya melewati tembok halamanmu. Setiap pagi kau hanya menyapu daun yang gugur tanpa perlu mengomentari yang nyatanya penghuni rumah tak peduli sedikitpun.

Trend Baru ‘Jual Tanah’ Membangun Rumah Minimalis

Oh ya, di daerah saya dalam beberapa tahun terakhir memunculkan trend jual tanah yang dibayar dengan kredit melalui koperasi. Tanah tersebut dijual dengan ukuran rumah minimalis & sederhana dan pembeli dapat menambah berapapun ukuran tambahannya. Sebuah solusi dimana keluarga yang menginginkan rumah minimalis dengan ukuran luas dan memiliki tetangga bertoleransi di pinggir kota. Harga tanah tersebut dijual dengan kredit murah seperti membiayai sepeda motor selama 3 tahun, dan justru lebih banyak peminatnya.

Untuk bahan bangunan, kini ada beberapa toko bangunan yang berani memberikan kredit hingga pembangunan rumah selesai. Pasalnya, mereka juga tak ingin kehilangan usaha dan bersaing dengan developer yang memesan langsung dari distributor bahan bangunan.

Kini bisnis pembangunan rumah minimalis mengalami perubahan yang memberikan pilihan kepada konsumen untuk membeli perumahan atau membeli tanah kredit di pemukiman pinggir kota dengan masyarakat yang cukup ramah.

Inti Post:

    rumah idaman minimalis, rumah idamanku, perumahan minimalis, rumah idaman, ukuran rumah minimalis, ukuran rumah sederhana, perumahan idaman, warna cat rumah idaman, model rumah minimalis tahun 2012, rumah minimalis modern sederhana, cat rumah minimalis tahun 2012, rumah idaman minimalis 2011, rumah sederhana minimalis, rumah toko minimalis, tiang minimalis, warna rumah minimalis 2012, tatanan rumah, model tiang rumah minimalis, halaman rumah idaman, tiang minimalis rumah indonesia,
Advertisement
61 Responses to “Rumah Idaman Tak Harus Minimalis”
  1. October 10, 2011 at 2:08 PM #

    rumah idaman tidak dapat yan dapat RSSSSSSSS juga akhirnya tidak apa-apa

  2. October 10, 2011 at 9:18 PM #

    Kalau rumah saya murah banget, Mas. Warisan dari ortu. :)
    alamendah Posting Terakhir..Mencari Artikel Alamendah Dengan Google Custom Search

    • October 11, 2011 at 11:17 AM #

      Enak ya, bisa nabung :D

  3. October 10, 2011 at 10:32 PM #

    Untuk rumah minimalis memang sedang jadi tren, entah apa pertimbangannya, kalau cuma masalah dana, mungkin tidak selalu demikian, meskipun (terkadang)bisa juga itu menjadi alasannya.. :)

    • October 11, 2011 at 11:18 AM #

      Penduduk makin padat, jadi setiap jengkal sangat berharga bagi developer :P

  4. October 10, 2011 at 10:37 PM #

    Belum lama ini saya tinggal di rumah minimalis seperti itu. Sekarang masa kontraknya sudah habis dan terpaksa pindah ke rumah yg lebih murah..
    Sungguh, nyaman banget tinggal di rumah minimalis seprti itu… *tapi mahal!! :(

    • October 11, 2011 at 11:19 AM #

      Memang takarannya begitu, yang murah justru jauh dari pusat kota

  5. October 11, 2011 at 12:05 AM #

    Minimalis harga maximalis yang di ciptakan oleh kontraktor2 sekarang ini..wkwk

  6. October 11, 2011 at 6:39 AM #

    tinggal di desa jd ga kenal yg namanya perumahan minimalis pak… ehehehe
    Taunya rumah2 di desa itu, ga ada dinding pembatas dengan rumah tetangga, jadi enak gitu.. :D

    • October 11, 2011 at 11:20 AM #

      Durian jatuh ke halaman tetangga pun masih mau dibalikin, enaknya ya Pak :)

  7. October 11, 2011 at 7:43 AM #

    Waaaahhh gak kebayang tinggal di rumah seperti iu mas.. utg di pontianak walaupun perumahan masih luas tanahnya..

    • October 11, 2011 at 11:21 AM #

      Emang disana sepi Neng? Ko’ developernya baik hati bagi2 tanah :P

  8. October 11, 2011 at 8:59 AM #

    Saya tinggal di daerah rawa2 jadi cuma kenal rumah panggung saja dengan banyak tiang penyangga. ^_^

    • October 11, 2011 at 11:22 AM #

      Enakan disitu Mas, ngga mikirin bakalan kena gusur. Seperti di kota, lokasi strategis siap ditawar developer :D

  9. October 11, 2011 at 9:46 AM #

    Jika ada perumahan harga minimalis tapi luasnya bisa maximalis saya beli, Mas. :D Salah satu alasan saya beli rumah perumahan minimalis karena saya tak kuat beli perumahan real estate di kota yang halamannya luas seperti rumah orang tua saya di kampung. Nah, kalau yang beli tanah kavling itu iya ada juga yang model begitu penjualannya.

    • October 11, 2011 at 11:24 AM #

      Oh, jadi trend jual tanah itu ngga hanya ditempat saya tho, sekarang malah lebih enak mau milih rumah siap pakai atau desain sendiri dengan beli tanah kavlingan

  10. October 11, 2011 at 10:55 AM #

    ya, itulah dilema bagi yang memutuskan berkarir di kota

    • October 11, 2011 at 11:25 AM #

      Dilema bagi yang nyicil, gede lho bayarannya :)

  11. October 11, 2011 at 5:40 PM #

    saya bisanya tinggal dirumah minimalis tersebut bang,
    ga kuat beli tanah yang maksimalis.

    • October 13, 2011 at 8:48 AM #

      Bersyukur Bu, saya sendiri belum punya :(

  12. October 11, 2011 at 5:51 PM #

    sebagus apapun rumah kalau tidak dirawat nilainya bisa lebih rendah dari kandang sapi :D

    • October 13, 2011 at 8:49 AM #

      Hehehehe, enakan ngontrak Din, tapi di apartment :P

  13. October 11, 2011 at 10:03 PM #

    perumahan yang ukurannya tak lebih besar dari kandang sapi kakekku.

    he…he…he… Sapinya ada berapa ekor?…wkwkwkwkwkwkwk….

    Saya malah berencana membangun rumah dikampung dari kayu aja Mas, dibuat model rumah melayu biar bebas banjir…he…he..h.e…..

    • October 13, 2011 at 8:50 AM #

      Ya cukup lha bang. Ngga lebih dari jari tangan :P
      Tapi kayu harganya mahal, malah ngga sanggup beli

  14. October 11, 2011 at 10:37 PM #

    properti merupakan investasi sepanjang masa, tak lengkang oleh jaman

    • October 13, 2011 at 8:51 AM #

      Harganya naik terus, ngga bakal rugi kecuali kasus lapindo :P

  15. October 12, 2011 at 11:14 AM #

    pengen punya rumaaahhhh

    • October 13, 2011 at 8:51 AM #

      Nabungggg, Mbak!

  16. October 12, 2011 at 5:43 PM #

    Saya mengharapkan agar kesampaian bangun rumah minimalis untuk saya tinggali.

    • October 13, 2011 at 8:52 AM #

      Amiin, saya pun berencana demikian :)

  17. October 12, 2011 at 6:00 PM #

    sayangnya, malah gak suka yg minimalis, sudah cukup lelah hidup di rumah atau kamar yang sempit. hehe.

    • October 13, 2011 at 8:52 AM #

      Apalagi anak kost yang ruangnya pas2-an, pasti bosen tinggal diruang yang sempit :)

  18. October 12, 2011 at 9:08 PM #

    namanya idaman, pasti relatif tiap orang.. yg penting nyaman bagi masing2 pribadi :)

    • October 13, 2011 at 8:53 AM #

      Bener, tapi kebanyakan mengidamkan rumah dengan halaman luas dan harga terjangkau

  19. October 14, 2011 at 1:07 PM #

    Saya pengennya harga murah tapi tanahnya yang agak luas bukan ngepress.
    HALAMAN PUTIH Posting Terakhir..Sebutan Peringatan HUT Pernikahan

    • October 17, 2011 at 8:55 PM #

      Yaah, semua punya impian kan? murah dan luas :)

  20. October 14, 2011 at 6:22 PM #

    Rumah idaman adalah rumah yang pas segalanya. Kalau mau hajatan pas,karena nggak usah sewa tempat. Pas mau arisan juga pas, karena terasnya luas. Rumah idaman memang seharunya rumah yang segala pas.

    Minimalis hanyalah mode. Dan akan terus menjadi trend di kalangan orang yg masih mengandalkan gaji bulanan sebagai alat pembayaran cicilan. Seperti saya, masih kerja 7-16.

    Salam kenal.

    • October 17, 2011 at 8:58 PM #

      Pas disegala urusan, kalau pesta gede bisa ‘pas’ nampung warga sekampung :D

  21. October 14, 2011 at 7:06 PM #

    Tapi entah mengapa saya senang2 aja lihat rumah minimalis :)

    • October 17, 2011 at 8:58 PM #

      Minimalis, mode yang sekarang banyak diminati :)

  22. October 14, 2011 at 7:13 PM #

    Bisa jadi pertimbangan bro bagi saya yang berencana ingin membangun sebuah rumah… Btw di daerah saya ngga ada perumahan yang sambung menyambung seperti apa yang bro ceritakan, jadi walaupun sederhana masih terdapat halaman disamping kiri dan kanan yang disediakan oleh pihak pengembang

    • October 17, 2011 at 8:59 PM #

      Wah, developernya ngga pelit tanah. Senangnya kalau sempat hadir ditempat saya :)

      • October 17, 2011 at 9:58 PM #

        Memang di daerah jawa perumahannya begitu semua ya bro???? Kalau di Manado saya belum melihat perumahan yang dibangun oleh developer yang seperti itu

        • October 17, 2011 at 10:14 PM #

          Ya ngga sih, tergantung harganya. Tapi untuk kelas terjangkau memang seperti itu

  23. October 14, 2011 at 9:40 PM #

    Dear.

    Gw suka dengan istilah rumah sangat sederhana sekali sampai selojorpun susah. ini adalah realita perumahan di kota entah itu namanya flat atau rusun atau apartement murahan ampe kondotel. jangan tanya apakah mereka kenal dengan tetanggaaa… gak ada lagi perkumpulan bapak2 di kompek yang at least seminggu sekali kumpul buat gotong royong…… jaaaaaauuuhhhh pamnggang dari api…

    regards.
    … Ayah Double Zee …

    • October 17, 2011 at 9:01 PM #

      Tapi, saat hajatan terkadang masih butuh bantuan tetangga ‘pinjam halaman’. Sempit dan ngga menampung banyak orang, kelebihannya…. terjangkau :)

  24. October 16, 2011 at 4:16 PM #

    rumah minimalis tidak rumah idamanku
    rumah idamanku rumah yang tumbuh pepohonan
    udaranya sejuk
    akh segarnya

    • October 17, 2011 at 9:02 PM #

      Dimana ya? Kalau dipinggir kota malah terlalu jauh dari tempat mencari makan :(

  25. October 17, 2011 at 1:56 PM #

    Paling enak sih rumah yg asri dan ada tetangganya ya. Takut jg kalau baru beli di kawasan mana gitu dan tak ada tetangga2 heuheuee….

    • October 17, 2011 at 9:03 PM #

      Biasanya disini begitu, setelah 2-3 tahun baru ramai dihuni. Jadi, siap2 waspada bagi penghuni pertama :D

  26. October 22, 2011 at 1:49 PM #

    seru ni sepertinya berbicara tentang rumah idaman.. rumah idaman yang minimalis emang dah jad trend mas..aku sepakat dengan jenengan..
    tapi kalo aku, rumah idamanku bukan rumah minimalis..rumah dengan tanah yang luas.. mau bikin kebon, kolam lah, peternakan..hhahaha.. IDAMAN.. !! :)

    • October 26, 2011 at 10:39 PM #

      Kebun2 yang tiap minggunya bisa memanen 2 hingga 3 truk? :P

  27. October 23, 2011 at 10:18 PM #

    Masalah perumahan, sampai sekarag masih menjadi PR pemerintah nomer satu dalam menyediakan rumah murah bagi rakyatnya. Tapi di daerahku, yang namanya rumah sangat sederhana tidak ada dan memang tidak bisa menjual rumah dengan haraga yang terjangkau kalau harga tanahnya sendiri sudah selangit :lol:

    • October 26, 2011 at 10:41 PM #

      Dan rusun sendiri pun masih macet ditengah jalan, meninggalkan jejak susah bagi peminat tempat tinggal :(

  28. October 30, 2011 at 3:49 PM #

    kalau ditilik dari fotonya.. terlihat apik.. warna nya keren.. tapi aslinya.. apakah seperti itu juga ya?!?!

  29. December 19, 2011 at 2:07 PM #

    kaya saya ni mas yang lagi nyari rumah idaman..
    enaknya yang luas sih kan bs ada halaman depan dan belakangnya tapi di kota kini susah mas..ngredit DP nya aja sampai puluhan juta, beli tanah sama aja mahalnya..kalau mau ke pinggiran kota jauh dr tempat kerja..oh dilematis sekali ya wkwkwk

    • Kaget
      December 19, 2011 at 10:46 PM #

      Lha, terus ko’ sepertinya saya jadi tempat pengaduan? :lol:

      • December 20, 2011 at 1:34 PM #

        ya siapa tahu mas bisa ngasih saya rumah :D

        • Sam Anwar
          January 15, 2012 at 1:44 PM #

          ya kebetulan saya lg buar yang mas en mba bicarakan mohon doanya biar ga telat en nunggak cicilanya cikcikcikcik….
          #yg ngarep doa#
          salam kenal

          • Kaget
            January 16, 2012 at 2:33 PM #

            Ya, saya doain terwujud impiannya :)

Trackbacks/Pingbacks
  1. Gonta-Ganti Lagi Untuk Kesekian Kalinya « isi otak dinneno - November 22, 2011

    [...] adalah rumah digital, buatlah ia menjadikan perasaan nyaman saat kita melihatnya, blog kita seperti rumah idaman untuk kita [...]

Leave a Comment

Comluv