Angkutan Umum Semakin Memprihatinkan

Bertahan diantara perang tarif murah, bus tetap percaya diri walaupun angkutan umum yang satu ini memiliki hambatan lebih besar dari angkutan udara dan laut.

Ini bukan menjelang ataupun sesudah hari besar untuk mempersiapkan diri menghadapi hambatan di sepanjang jalan lintas darat. Angkutan darat tetap akan menjadi kebutuhan utama transportasi bagi kelas menengah kebawah, walaupun nantinya banyak kejahatan yang menghadang tak membuat surut jalannya bisnis angkutan umum bus hingga ke pelosok daerah.

bus Angkutan Umum Semakin Memprihatinkan

Melindungi diri

Bus ini dengan sangat terpaksa melindungi diri dari serangan yang akan terjadi di sepanjang jalan lintas sumatera yang masih dianggap rawan. Seperti pelemparan batu dari orang tak dikenal maupun bebatuan yang diangkut melalui truk jatuh di jalanan hingga mengakibatkan kaca pecah. Pelindung kaca ini memang di desain sedemikian rupa agar supir lebih nyaman, mengingat kerugian akibat kejahatan dan kecelakaan tersebut bisa membuat pengusaha Bus ‘sesak nafas’. Bayangkan saja, sepanjang jalan mereka tetap akan menemui truk bermuatan batu kerikil dan hampir setiap hari mengalami kecelakaan tersebut. Belum lagi kerusakan akibat pelemparan tak bertanggung jawab yang sering menghantam kaca dibagian sisi dan membuat penumpang cemas serta kehilangan kepercayaan.

Angkutan Umum Melindungi Diri Diantara Perang Tarif

Sangat berat dan teramat berat, terlebih disaat ini jumlah kenderaan pribadi semakin meningkat dan perang tarif angkutan udara masih berlanjut. Angkutan umum darat seperti mengapung, tak tenggelam ataupun bergerak ke satu tujuan. Apalagi sekarang, pemerintah daerah mulai membangun landasan udara di daerah terpencil. Walaupun harga tiket tergolong mahal tetapi penumpang kebanyakan tak mau ambil resiko angkutan umum (seperti kelelahan dan biaya makan), sebenarnya total biaya yang dikeluarkan hampir setara tiket pesawat.

Belum lagi sang supir kebut-kebutan, penumpang sebaiknya sudah mengantongi asuransi.

Melindungi diri, itu yang akan tetap dilakukan angkutan umum darat agar mengurangi biaya & resiko dan tetap bisa bersaing ditengah badai tarif murah yang terkadang tak karuan dan menjebak konsumen.

Inti Post:

    bus lintas sumatera, jalan lintas sumatera, Bus Antar Lintas Sumatera, bisnis angkutan umum, bus angkutan umum, bus bus yg masih jalan, gambar angkutan darat dan penggunaannya, sejarah bus antar lintas sumatera, bus umum sumatra, bis sumatra, bis sumatera, kecelakaan yang terjadi di lintas sumatera, bisnis angkutan darat, antar lintas sumatera jakarta, www kecelakaan bus bus medan, daerah rawan kejahatan di jakarta, poto mobil bis angkutan medan pkn baru jakarta, foto bus pontianak, foto bus sumatera, Kisah Sopir Bis Sumatera,
Advertisement
53 Responses to “Angkutan Umum Semakin Memprihatinkan”
  1. September 17, 2011 at 12:18 AM #

    ilustrasi gambar : melakukan perlindungan seperti itu asal tidak mengganggu pandangan sopir ya gak masalah.

    • September 18, 2011 at 8:49 PM #

      Yang mengganggu biasanya kaca film :D

      • September 19, 2011 at 12:18 AM #

        Seperti kasus yang terjadi belakangan ini ya bang.

        • September 20, 2011 at 7:55 PM #

          meniru kata pak beye, saya ikut prihatin

          • September 21, 2011 at 1:41 PM #

            :?: :lol:

  2. September 17, 2011 at 5:34 AM #

    Hmmm, tulisan yang menarik… Saya sering baca dan lihat di tv soal parahnya kerusakan jalan lintas sumatra… belum lagi ‘bajing loncat’ nya ya… kadang aku berpikir, dalam keadaan seperti itu, kemana ‘negara’ ya?

    • September 18, 2011 at 8:50 PM #

      Negara ngga kemana mana Om, masih disini. Hanya saja pejabatnya ngga sempat ngurusin bajing loncat

  3. September 17, 2011 at 7:59 AM #

    Alhamdulillah kampung saya dekat, naek angkot sebentar saja sampek. Jadi gak merasakan ketakutan seperti di atas!
    Masa sih di lempar orang tak di kenal? kurang kerjaan banget tuh orang! :D

    • September 18, 2011 at 8:51 PM #

      Dulu saya sering naik bus dan kerap mendapat lemparan di perkampungan. Sekarang katanya masih sama :(

      • September 19, 2011 at 11:49 AM #

        Hury harus mencoba lintas Sumatera tuh,
        deg-deg annya seru juga lho, pelemparan krn banyak faktor, sopir bus yang ga menurunkan kecepatan, penduduk yang ingin mendapatkan sesuatu secara instan walaupun akan merugikan yang lain, pemerintah telinganya kurang dengar pulak.

        • September 19, 2011 at 1:49 PM #

          Nah itu dia, terakhir saya dengar banyak penduduk yang menolak jalan mereka di lintasi Bus. Padahal banyak dari mereka yang turun naik Bus, atau malah angkutan kecil kehilangan pelanggan menuju terminal :)

  4. September 17, 2011 at 8:00 AM #

    Hmm.. kalau di.sumatera gak tahu juga yak.. tapi di pontianak masih byk angkutan bus dalam propinsi dan lintas negara seh.. sampai sekarang masih aman aman aja..

    • September 18, 2011 at 8:52 PM #

      Syukurlah alau hanya terjadi di lintas Sumatera, jadi ngga bikin pusing

  5. September 17, 2011 at 9:44 AM #

    kalau angkutan umum makin buruk pelayanan mengakibatkan orang menggunakan kendaraan pribadi termasuk motor jakarta semakin macet di tambah banyaknya urbanisasi seperti yang di bahas dalam link artikenya di berikut

    • September 18, 2011 at 8:54 PM #

      Tapi kita sebenarnya harus mengurangi penggunaan kenderaan yang meningkatkan polusi, harus ada pembenahan angkutan umum

  6. September 18, 2011 at 1:38 AM #

    Wah kalo kaca depan dikasih pelindung apa nggak bikin sang supir kesulitan liat depan ya…

    • September 18, 2011 at 8:55 PM #

      Yang bikin sulit pandangan sebenarnya cuma satu, wanita yang duduk disebelah bangku supir :P

  7. September 18, 2011 at 5:12 PM #

    sudah lama gak naik angkutan umum,,,,
    banyak alasan juga sih jadi jarang naik angkutan umum…

    • September 18, 2011 at 8:56 PM #

      Selain rawan kejahatan, tarif juga bisa dibilang ‘ngga murah’ dibanding kenderaan pribadi

  8. September 19, 2011 at 2:03 AM #

    Saya sudah sempat mendengar perihal “bajing loncat” yang suka membajak truk – truk yang membawa barang melintas di pulau sumatera, akan tetapi kalau ternyata bus juga jadi sasaran saya baru tahu dan itu semakin membuat penumpang tentunya lebih prefer menggunakan angkatan udara karena harga yang semakin murah dan bersaing dengan angkutan darat.

    Angkutan umum yang memprihatinkan bukan terjadi di sumatera saja. Di daerah Jakarta angkutan umumnya semakin memprihatinkan juga dan tindak kriminal yang terjadi di angkutan umum semakin meraja lela apalagi dua kasus yang lagi ramai yaitu pemerkosaan di dalam angkot. Bagaimana masyarakat mau menggunakan angkutan umum kalau semakin lama semakin parah kondisinya yang ada setiap masyarakat bela – belain untuk membeli angkutan sendiri seperti contohnya motor.

    • September 19, 2011 at 1:42 PM #

      Pemerintah lupa, padahal layanan publik lebih diprioritaskan. Kan tak semua orang sanggup membeli kenderaan pribadi, kalau dibiarkan jalanan Sumatera akan semacet Ibu kota :(

      • September 21, 2011 at 6:29 PM #

        Betul banget, kalau infrastruktur negara dalam hal angkutan umum tidak diperbaiki maka kemacetan bukan semakin membaik tapi akan semakin parah dan kemacetan akan semakin menyebar bukan hanya di jabodetabek.

  9. September 19, 2011 at 8:18 AM #

    mungkin nanti kalau jalan darat antar provinsi sudah lebih baik ya, jadi banyak yang menggunakan jalan darat. sayangnya jalan provinsi tak sebesar dan semulun jalan ibukota.

    • September 19, 2011 at 1:43 PM #

      Jalan provinsi kebanyakan ngga ada yang mulus, truk bermuatan lebih sering melintas dan jalanan pun rusak. Kapan ya ada Tol melintas antar Sumatera?

  10. September 19, 2011 at 9:46 AM #

    Saya baru tahu masih ada yang main lempar-lemparan gitu untuk nimpuk angkutan umum. Saya sempat tinggal beberapa bulan di Medan, Mas. Belum pernah ngalami ditimpuk batu. :D

    Tapi saya amati perilaku berkendaraan di Medan juga mirip-mirip di Jogja. Agak kurang tertib. Suka main potong jalur sembarangan dan mepet-mepet kendaraannya. Justru pelaku terbesarnya dari angkutan umum seperti angkot dan mobil pickup. Tapi saya kurang tahu kalau sekarang.

    • September 19, 2011 at 1:44 PM #

      Masih sama Mas, ngga jauh beda. Yang membedakan cuma penumpang angkot yang semakin sepi :)

  11. September 19, 2011 at 10:25 AM #

    Alhamdulillah ditempat tinggal saya SOLO angkutan umumnya baik2 saja, malah terus berinovasi mulai dari rai bus, batik solo trans, dll

    • September 19, 2011 at 1:46 PM #

      Enak donk bang Yos, kemana-mana ngga takut naik angkutan umum yang nyaman. Kalau cuma pergi sendiri mending naik angkutan yang lebih irit biayanya

  12. September 19, 2011 at 12:23 PM #

    waw…separah itukah lintas sumatra…

    hhmmm….

    • September 19, 2011 at 1:49 PM #

      Oh iya,… mau coba? :mrgreen:

  13. September 19, 2011 at 3:48 PM #

    saya dulu pas naik jalan darat ke medan pake jalur timur masih mulus mas.. lobang cuma beberapa karena memang saya kesana setelah diperbaiki.. tp klo sekarang katanya besar lobang sampe bisa untuk kuburan ratusan tikus hehhe

    • September 19, 2011 at 10:40 PM #

      Gimana ngga besar, jalan lintas timur dibangun diatas sumber mata air, yang lewat truk muatan berat :p

  14. September 19, 2011 at 8:15 PM #

    Saya sudah lama tidak naik angkutan umum, apalagi bis. Karena di daerah saya angkutan umum tarifnya sangat mahal jadi mending unagnya di kumpulin untuk nyicil motor secara kredit. :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • September 19, 2011 at 10:41 PM #

      Hitung2an juga penting, apalagi yang berangkat dua orang. Irit tho??

  15. September 19, 2011 at 8:32 PM #

    Dear.

    Memang saat ini sudah terlihat jelas… pola hidup penduduk Indonesia sudah berubah…. lebih baik mahal dikit tetapi comfort & safe ketimbang murah tetapi risky….. asuransi ….. eeehhhmm gw gak mau komen deh… tapi gw punya pengalaman buruks sekali dengan jasa asuransi…. walaupun yang sudah famoius…. sama saja lah….. salam kenal….

    regards,
    … Ayah Zahia …

    • September 19, 2011 at 10:43 PM #

      Ya, kita sepertinya sudah banya berubah. Bisa membandingkan harga mahal tapi juga nyaman. Soal asuransi,…. saya juga masih ragu :D

  16. September 20, 2011 at 8:49 AM #

    hmmm susah ya, tinggal di belantara Indonesia, harus bersiap jadi tarzan yang bisa melindungi diri sendiri, sedikitnya.
    Sedangkan Raja Singa sibuk menyisir dan bernyanyi dengan auman kosongnya :(

    EM

    • September 20, 2011 at 2:18 PM #

      Hihihi….. bener Mbak, jadi jangan salahkan penumpang yg bawa golok, cuma untuk perlindungan diri :P

  17. Danu Akbar
    September 20, 2011 at 8:11 PM #

    Angkutan umum di Indonesia memang kebanyakan jauh dari kata Aman :(

    • September 21, 2011 at 1:42 PM #

      Ternyata hampir merata di seluruh nusantara :(

  18. September 20, 2011 at 8:44 PM #

    Bicara soal fasilitas umum bagi orang kecil.. dan fakta kualitas pelayanannya… baiknya kita perlu kembalikan kepada diri sendiri… :

    “siapakah wakil rakyat yang dulu dipilihmu saat mencoblos caleg dan seterusnya…?”

    Apakah mereka bisa diakses oleh konstituen-nya? – sebab merekalah yang sepatutnya dicecar oleh para pemilih agar bisa menyuarakan keprihatinan orang kecil dan mereka yang diwakilinya termasuk itu urusan angkutan umum (yang memprihatinkan) ini…

    Terlepas dari memang ini sudah menjadi kewajiban penyelenggara negara dan pemerintahan, sebagai warga tentunya mempunyai andil pada kondisi/potret angkutan umum ini.. teruskan kritik dan keprihatinanmu pada mekanisme demokasi yang sudah ada.. sehingga para wakil rakyat itu dikembalikan fungsinya untuk mengurusi kepentingan rakyat…

    • September 21, 2011 at 1:45 PM #

      Selama ini yang di ributkan rakyat protes soal korupsi, padahal sebenernya banyak fasilitas umum masih belum memadai. Aturan yang mengikat tak kuat, dan pemerintah pun lupa hingga belakangan ibu kota mengalami tragedi mengerikan di seputar angkutan umum :(

  19. September 20, 2011 at 10:11 PM #

    akhir pekan kemarin aku ke ibukota, di sana aku keliling2 dengan menggunakan angkutan umum, baik itu bus, metromini dan mikrolet, semuanya memprihatinkan, baik dari kelaikan armada maupun perilaku sopir dan kru angkutan, tidak kalah memprihatinkan adalah jalanan dan rute yang dilalui angkutan itu

    angkutan yang memprihatinkan di ibu kota sama sekali tidak beda dengan angkutan di daerah dimana saya tinggal, di kabupaten gunungkidul :(

    • September 21, 2011 at 1:49 PM #

      Ternyata nasib di daerah kita tak jauh beda ya :(

  20. September 21, 2011 at 6:24 AM #

    kaca terlalu tebal tidak bagus, krn kalau ada kecelakaan penumpang harus menghancurkan kaca untuk dapat keluar dari bus

    kalau kacanya tebal, maka kaca tersebut suit dipcahkan dan penumpang akan terjebak

    • September 21, 2011 at 1:51 PM #

      Rata2 pabrikasi mengeluarkan kaca tebal, dan pengusaha Bus ngga mau keluar biaya tambahan untuk mengganti kaca baru

  21. September 21, 2011 at 8:20 AM #

    bagai buah simalakama memang gan….

    • September 21, 2011 at 1:51 PM #

      Untungnya bukan buah….. :p

  22. September 26, 2011 at 7:58 PM #

    pas, sama dengan pilihan , antara naik kapal laut atau pesawat..untung -rugi-efesien hanya ada dalam pandangan dan kepntingan personal..jadi pilihlah sesuai dengan kebutuhan dan tentunya yang dianggap aman dan nyaman :)

    • September 27, 2011 at 9:32 PM #

      Nah, betul itu. Tapi yang nyaman dan aman harganya mahal :(

  23. September 28, 2011 at 9:15 PM #

    wah, tempat yang pas untuk lepas uneg2 saya! *semangatberkobar*
    saya paling jengkel kalo naik bus yang jalannya ugal2an
    si supir itu kayaknya ga mikir nyawa yang dia bawa
    cuma mikirin “Setoran harus kekejar!”
    shit! *Berapi-api*

    (Maaf ye numpang marah2)
    salam kenal!
    ;-)

    • September 29, 2011 at 12:30 PM #

      Ngga apa, keluarin marahnya Mas :D

  24. October 3, 2011 at 1:53 PM #

    Jadi takut nih naik angkot

Leave a Comment

Comluv